4/11/2013

Cinta bagaikan air yang mengalir dari muara ke hulu, dimana alirannya di awal akan sangat cepat seperti tidak mempedulikan logika, menabrak batu-batu, dinding-dinding , layaknya seseorang yang tidak mempedulikan itu hal baik atau tidak, inilah yang disebut jatuh cinta. tetapi air yang di hulu akan lebih tenang dengan aliran yang tidak kencang, bagaikan perasaan yang sudah matang dan siap menghadapi cobaan-cobaan dalam kehidupan dengan penuh logika, inilah yang disebut cinta.

Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan, biarlah perasaan jatuh cinta berubah menjadi cinta, sehingga dalam mengambil keputusan didasari perasaan cinta yang penuh dengan logika dan kematangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s