4/27/2013

Kegelapan adalah teman yang sangat baik buatku, yang selalu menemaniku di setiap waktuku, di saat sedihku, di saat kesendirianku, di saat kecewaku.

Cahaya hanya memberi harapan yang membuatku selalu akan bertemu dengan kegelapan, tapi aku harus berterima kasih pada cahaya yang telah memberiku alasan untuk tetap hidup dalam kegelapan yang menemaniku.

Ketika cahaya datang di sela-sela kegelapan, masuk melalui celah-celah kecil dalam kegelapan yang menyelimutiku, seperti datang memberi kehangatan, keceriaan, dan tawa dalam hidupku.

Cahaya tidak pernah bisa jadi temanku, dia begitu cepat pergi dari kehidupanku, aku tidak pernah tau alasannya, apa karena kegelapan cemburu kepada aku ?, sehingga dia mengusir cahaya agar tidak masuk ke kehidupanku ? atau karena cahaya tidak nyaman bersamaku yang selalu dalam kegelapan ini ? entahlah, biarlah cahaya itu sendiri yang menjawabnya.

Wahai kegelapan, apa kita harus bersama hingga ajal menjemput ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s